Jakarta - Bank Dunia akan menambah pemberian pinjaman untuk Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri sebesar US$ 500-800 juta tahun ini.
Demikian hal itu dikemukakan oleh Menteri Negara Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Bappenas Paskah Suzetta di kantornya, Jakarta, Rabu (5/8/2009).
"Kita sudah ada pembicaraan dengan mereka, akan menambah cukup besar sekitar US$ 500-800 juta," ujarnya.
Ia mengatakan, pinjaman tersebut akan diberikan dengan bunga non komersil. Ia juga mengatakan, selama ini program PNPM sudah mendapat bantuan pinjaman dari Asian Development Bank.
Namun menurutnya, jumlah pinjamannya tidak sebesar yang akan diberikan oleh Bank Dunia.
"Dari ADB juga sudah ada, tapi jumlahnya kecil," imbuhnya.
Hayo mumpung masih hangat jadi pejabat, perkayakanlah keluargamu sesuai ayat KUU ANFUSAKUM... Jangan hawatir hutang tak terbayar, karena setelah lima tahun mendatang bukan urusan anda ...
Baru saja hutang dari Bank Dunia untuk urusan air bersih, sekarang ada lagi...
Ayo buru-buru deh lantik mentri2 yang rakus... Agar kemiskinan segera dapat diberantas...